Wawancara Mengenai Inovasi Pembelajaran Matematika

Bahasa inovasi pembelajaran terdiri dari dua kata yakni kata inovasi dan kata pembelajaran. Inovasi memiliki arti pembaharuan sedangkan pembelajaran memiliki arti sebuah kegiatan penyampaian ilmu pengetahuan dari seorang tenaga pendidik kepada para peserta didiknya. Sehingga dapat kita ambil sebuah kesimpulan bahwa inovasi pembelajaran merupakan sebuah upaya pembaharuan terhadap berbagai komponen yang diperlukan dalam penyampaian materi pelajaran berupa ilmu pengetahuan dari tenaga pendidik kepada para peserta didik dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berlangsung.

Sumber : http://www.informasi-pendidikan.com/2014/07/pengertian-inovasi-pembelajaran.html

Dapat saya simpulkan :

inovasi pembelajaran matematika adalah upaya pembaharuan dalam pembelajaran matematika berupa komponen-komponen pembelajarannya, yang bertujuan menjadikan pembelajaran matematika lebih baik dari sebelumnya.

A. Narasumber I

IMG-20170411-WA0004

foto SMAN 2 Bagan Sinembah

Nama Guru : Sri Surya Ningsih,.S.Pd

Waktu: Rabu, 7 Juni 2017

Sekolah : SMAN 2 Bagan Sinembah

Jabatan : Guru Matematika

Saya : Bagaimana kondisi pembelajaran matematika saat ini di SMAN 2 Bagan Sinembah ?

Narasumber I : Kondisinya masih sama dari tahun-tahun sebelumnya, tidak ada peningkatan. Masih banyak siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran matematika. Kebanyakan yang sering berpartisipasi dalam pembelajaran matematika siswanya itu-itu saja.

Saya : Apa saja kendala ibuk saat mengajarkan matematika di kelas ?

Narasumber I : Kendalanya yaitu basic perhitungan siswa yang masih sangat lemah, sehingga mereka lambat dalam merespon pembelajaran matematika. Yang mana hal tersebut membuat pembelajaran menjadi lebih lambat dan tidak aktif.

Saya : Jadi bagaimana keadaan nilai siswa saat tes matematika Buk? Apakah kondisi ujian tersebut sudah berkategori efektif agar terhindar dari kecurangan ?

Narasumber I : Nilai siswa saat tes baik itu ujian tengah semester ataupun ujian semester dari tahun ketahun sampai sekarang sangat mengkhawatirkan. Dari 30 siswa hanya 10 siswa yang bisa menjawab sesuai rata-rata KKM ataupun diatas rata-rata KKM. Kalau menurut ibuk kondisinya sudah sangat efektif, dikarenakan ibuk suka mengacak tempat duduk siswa saat ujian agar menghindari keurangan dalam ujian. Namun terkadang masih ada siswa satu ada dua orang yang masih mencontek atau membawa kopekan saat ujian, yang mana ibuk melakukan teguran kepada mereka, kalau mereka tetap acuh tak acuh atas teguran ibuk maka ibuk menarik lembar jawaban ujian mereka.

Saya : Menurut Ibuk apa faktor utama yang menyebabkan kendala atau masalah-masalah tersebut bisa terjadi  dalam pembelajaran matematika di SMAN 2 Bagan Sinembah ?

Narasumber I : Kalau menurut ibuk faktor penyebabnya yaitu modal belajar matematika siswa dari tingkat Sekolah Dasar yang tidak maksimal yang kurang menanamkan teknik perhitungan pada anak agar anak tersebut bisa cepat sigap dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Faktor ini jug menyebabkan siswa sekarang terbiasa bermalas-malasan dalam pengerjaan soal matematika, mereka kurang termotivasi dan kurang tertarik terhadap matematika.

Saya : Menurut Ibuk bagaimana kiat-kiat matematika yang baik untuk siswa?

Narasumber I : Menurut Ibuk kiat-kiat yang baik untuk siswa dalam pembelajaran matematika yaitu: 1) siswa itu menanamkan niat sungguh-sungguh untuk mengikuti proses belajar mengajar. 2) rajin bertanya atas pelajaran yang di rasa kurang dimengerti tanpa ada rasa malu. 3) aktif dalam proses belajar mengajar. 4) fokus. 5) rajin mengerjakan soal-soal saat dirumah, dll.

Saya : Banyaknya permasalahan dalam pembelajaran matematika di sekolah, apakah menurut Ibuk Inovasi perlu dilakukan dalam pembelajaran matematika? Berikan alasan Ibuk ?

Narasumber I : Ya sangat perlu. Dikarenakan inovasi itu juga salah satu ara mengatasi masalah-masalah yang ada dalam pembelajaran matematika. Dengan inovasi maka guru bisa merefleksi kesalahan-kesalahan yang ada sehingga menciptakan pembaharuan pembelajaran matematika yang bisa memperbaiki atau mengurangi permasalahan sebelumnya.

Saya : Menurut Ibuk apa dampak adanya inovasi dalam pembelajaran matematika bagi siswa dan guru ?

Narasumber I : Menurut ibuk kalau dampak bagi siswa yaitu dengan adanya inovasi mungkin siswa ada yang terbuka pola pikirnya dengan adanya metode atau teknik pembelajaan yang berbeda dari biasanya namun terkadang juga berdampak kepada penyesuaian mereka dalam inovasi tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Kalau dampaknya bagi guru menurut Ibuk, guru tersebut bisa merefleksi kekurangannya selama ini apa saja saat mengajar, guru jadi lebih berusaha mencari cara atau teknik mengajar matematika yang sesuai dengan karakteristik siswanya.

Saya : sejauh ini inovasi apa saja yang ibuk lakukan di SMAN 2 Bagan Sinembah ?

Narasumber I : kalau dari ibuk sendiri yang ibuk inovasi yaitu bahan ajarnya, ibuk sekarang sering memadukan bahan ajar dari buku dan dari dunia maya. Ibuk menoba menari sisi-sisi yang kurang dari buku yang ada dan melengkapinya dengan mencari referensi di dunia maya namun tidak sembarangan web yang ibuk kunjungi.

ANALISIS HASIL WAWANCARA I

Dari hasil wawancara Saya dengan Ibuk Si Surya Ningsih maka Saya menganalisis bahwasannya inovasi sangat perlu di lakukan dalam pembelajaran matematika di SMAN 2 Bagan Sinembah, yang mana inovasi tersebut bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi guru dan siswa itu sendiri. Guru menjadi lebih mengetahui metode yang cocok digunakan kepada siswanya saat pembelajaran matematika. Adapun inovasi yang dilakukan Ibuk Sri Surya Ningsih saat ini yaitu berupa bahan ajar, saya menganalisis bahwasannya dengan melakukan inovasi bawan ajar maka materi pembelajaran di kelas akan lebih luas, lebih melengkapi kebutuhan siswa.

B. Narasumber II

20170522_083109[1]

foto SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

20170522_084604[1].jpg

foto saat wawancara dengan Guru Matematika di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

Nama Guru : Susi Tri Rahayu,.S.Pd

Waktu: Senin, 29 Mei 2017

Sekolah : SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

Jabatan : Guru Matematika

Saya : Bagaimana kondisi pembelajaran matematika saat ini di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru ?

Narasumber II : Kondisinya Alhamdulillah semakin membaik ya. Dikarenakan sekolah kami sudah menggunakan kurikulum 2013 yang mana dengan adanya kurikulum tersebut peserta didik menjadi lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Dikarenakan juga semua aspek sikap peserta didik menjadi bahan penilaian di kurikulum 2013 yang mana telah membuat rasa ingin tau peserta didik kami terhadap matemaika meningkat .

Saya : Apa saja kendala ibuk saat mengajarkan matematika di kelas ?

Narasumber II : kendalanya dalam matematika itu sendiri yaitu dalam memahami soal cerita peserta didik sedikit lemah, kemudian dalam memecahkan masalah tingkat tinggi peserta didik kami membutuhkan waktu penyelesaian yang cukup lama sehingga membuat sebagian materi dari pembelajaran matematika ada yang belum terbahas. Kalau kendala terhadap respon anak terhadap matematika yaitu sebelum KTSP terjadi kendalanya pada sikap anak yang kurang menghargai proses belajar mengajar, namun setelah adanya Kurikulum 2013 saya merasa kendala itu sudah teratasi.

Saya : jadi bagaimana keadaan nilai siswa saat tes matematika Buk? Apakah kondisi ujian tersebut sudah berkategori efektif agar terhindar dari kecurangan ?

Narasumber II : mengenai nilai siswa baik itu tes matematika ataupun nilai sikap peserta didik terhadap matematika Alhamdulillah juga membaik. Dikarenakan dalam kurikulum 2013 penilian itu sangat detail. Dalam pembelajaran matematika misalnya materi turunan dalam 1 BAB itu saja ada 7 KD yang harus dinilai. Dengan ini rerata nilai mereka lebih dari atau sama dengan rata-rata KKM. Kalau masalah kondisi ujian saya rasa itu udah sangat efektif. Dikarenakan peseta didik telah mengetahui adanya penilaian sikap dalam kurikulum 2013 saat ini, telah mendorong mereka untuk bersikap patuh terhadap peraturan ujian. Misalnya saja tidak mencontek, tidak ribut dan tidak membawa kopekan.

Saya : Menurut Ibuk apa faktor utama yang menyebabkan munculnya kendala dalam pembelajaran matematika?

Narasumber II : kalau menurut saya, kendala dalam pembelajaran matematika itu muncul bisa dikarenakan beberapa faktor. Mialnya saja faktor gurunya sendiri kurang tepat dalam menggunakan metode dalam pembelajaran, kemudian faktor pada peserta didik itu sendiri yang tidak mempunyai bekal awal atas materi matematika yang akan dipelajari saat itu.

Saya : Menurut Ibuk bagaimana kiat-kiat matematika yang baik untuk siswa?

Narasumber II : Menurut saya dalam pembelajaran matematika kiat-kiat yang baik yang bisa dilakukan peserta didik yaitu: 1) peserta didik menanamkan niat dihatinya untuk mengikuti proses belajar mengajar di kelas. 2) peserta didik belajar materi matematika yang akan dipelajari terlebih dahulu saat dirumah, agar ketika di dalam kelas mereka mempunyai modal awal dalam pembelajaran tersebut. rajin .3) saat belajar di kelas  guru menanamkan konsep awal dan menghubungkan materi dengan kehidupan disekitar peserta didik, agar mereka merasa tertarik untuk belajar. 4) peserta didik aktif bertanya dan fokus dalam pembelajaran. 5) sering-sering latihan di rumah untuk membiasakan diri mengerjakan soal matematika. 6) metode pikir yang baik dalam matematika, peserta didik tidak dianjurkan menghafal rumus dan belajar secara berlebihan. 7) peserta didik sebaiknya belajar secara kelompok di luar jam sekolah.

Saya : Adanya kendala dalam pembelajaran matematika di sekolah, apakah menurut Ibuk Inovasi perlu dilakukan dalam pembelajaran matematika? Berikan alasan Ibuk ?

Narasumber II : ya sangat perlu. Dikarenakan Inovasi itukan perubahan-perubahan menuju ke yang lebih baik. Jadi dengan adanya inovasi hal-hal yang ada dalam pembelajaran matematika yang dirsa tidak sesuai dengan karakterstik siswa bisa kita perbaiki.

Saya : menurut Ibuk apa dampak adanya inovasi dalam pembelajaran matematika bagi siswa dan guru ?

Narasumber II : Menurut saya perubahan  itu mempengaruhi setiap tingkah laku peserta didik terhadap matematika. Kalau dampak bagi guru yaitu guru menjadi lebih mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada dalam pembelajarannya saat itu, guru juga secara tidak langsung mencoba memahami karakteristik setiap peserta didiknya untuk mencocokkan metode pembelajaran yang akan ia gunakan.

Saya : sejauh ini inovasi pembelajaran matematika apa saja yang ibuk lakukan di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru ?

Narasumber II : Inovasi yang saya lakukan khususnya dalam pembelajaran matematika yaitu perangkat pembelajarannya. Seperti media, sekarang saya sering menggunakan media untuk memancing daya tarik peserta didik terhadap pembelajaran matematika.

ANALISIS HASIL WAWANCARA NARASUMBER II

Dari haril wawancara Saya dengan Ibuk Susi Tri Rahayu maka saya menganalisis bahwasannya inovasi dalam pembelajaran matematika sangat perlu dilakukan di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru. Mengapa ?, dikarenakan inovasi dalam pembelajaran matematika dapat membantu guru merefleksi diri atas apa yang dirasa selama ini kurang cocok dilakukan dalam pembelajaran dan melakukan perubahan ke yang lebih baik, misalnya saja melakukan perubahan metode, teknik maupun strategi pembelajaran yang baik yang sesuai dengan karakteistik siswanya. Di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Ibuk Susi Tri Rahayu menginovasi perangkat pembelajaran matematika berupa media pembelajaran matematika, yang mana saya menganalisis bahwasanya inovasi yang dilakukan Ibuk Susi Tri Rahayu dapat memotivasi siswa dalam proses pembelajaran matematika.

 

Pewawancara : Aminah

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s